JEJAKKALTENG.COM, Kuala Pembuang – Pihak DPRD Kabupaten Seruyan, meminta agar pemkab setempat bisa meninjau atau mengatur kembali, terkait sistem sewa alat mesin pertanian, jenis mesin combine.
“Kita menyarankan agar pemkab bisa mengatur sistem sewa itu. Alangkah baiknya kalau ketiga mesin combine itu disewa secara bergilir atau sesuai dengan lokasinya, jangan sampai alsintan itu menumpuk di satu tempat saja,” ungkap Anggota DPRD Seruyan, Bejo Riyanto, Kamis (22/6/2023).
Diungkapkannya, terkait sistem yang diterapkan oleh pemkab saat ini, mengakibatkan sejumlah kelompok tani merasa keberatan, hingga mereka menyampaikan keluhan tersebut ke DPRD.
“Karena dengan sistem yang baik, alat tersebut akan dimanfaatkan dengan baik dan menyeluruh, jangan sampai malah menimbulkan gesekan di lapangan,” imbuhnya.
Bejo menjelaskan, beberapa waktu lalu muncul polemik di masyarakat yang mempermaslahkan terkait sistem sewa mesin combine di pemerintah daerah. Beberapa petani yang hendak menyewa mesin tersebut tidak kebagian sehingga mereka merasa diabaikan.
Sedangkan selama ini petani beranggapan bahwa mesin tersebut adalah milik pemerintah sehingga tentunya untuk membantu pemerintah dan masyarakat petani. Namun yang terjadi malah sebaliknya justru menimbulkan polemik di masyarakat. “Terkait ini kami sudah koordinasikan ke dinas terkait dan sudah ditindaklanjuti,” tutur Bejo.(JK)