Beranda DPRD Kotawaringin Timur Legislator Kotim Soroti Ketimpangan Pembangunan di Wilayah Selatan

Legislator Kotim Soroti Ketimpangan Pembangunan di Wilayah Selatan

0
BERBAGI
Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) dari daerah pemilihan (Dapil) III, Akhyannoor.

JEJAKKALTENG.COM, Sampit – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) dari daerah pemilihan (dapil) III, Akhyannoor, mendesak pemerintah daerah agar lebih serius memperhatikan pembangunan di wilayah selatan. Menurutnya, kawasan tersebut masih jauh tertinggal, terutama dari sisi infrastruktur dasar.

“Masyarakat sudah lama menunggu bukti nyata. Itu janji Harati saat kampanye, yang seharusnya sekarang mulai direalisasikan,” tegas Akhyannoor, Minggu (5/10/2025).

Ia mencontohkan sejumlah infrastruktur vital yang kondisinya sudah lama rusak. Jembatan Sapihan Besar yang menghubungkan Kelurahan Basirih Hilir dengan Samuda Kota, Jembatan Sungai Jejangkit, hingga jembatan di Desa Basirih disebut belum tersentuh perbaikan puluhan tahun.

“Jembatan-jembatan itu akses utama warga untuk mengangkut hasil pertanian, bersekolah, hingga beraktivitas ekonomi sehari-hari. Kalau rusak, dampaknya langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Selain jembatan, Jalan H. Muhammad Noor di Samuda Kota juga tak luput dari sorotan. Jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan, dan selama ini hanya diperbaiki secara swadaya oleh warga.

“Kalau terus dibiarkan, kerusakan jalan itu bisa memicu kecelakaan dan merugikan warga,” kata Akhyannoor.

Tak hanya infrastruktur transportasi, fasilitas kesehatan pun mendapat sorotan. Ia menyinggung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Bapinang Hilir Laut, Kecamatan Pulau Hanaut, yang sudah berusia lebih dari 34 tahun namun belum pernah direhabilitasi. Kondisi bangunannya kini rusak parah dan dinilai tidak layak digunakan.

“Kalau memang anggaran terbatas, lakukan secara bertahap. Yang penting masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Akhyannoor menegaskan, aspirasi tersebut telah disampaikan melalui hasil reses. Ia berharap pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pada APBD 2026 untuk memastikan wilayah selatan tidak lagi dianaktirikan dalam pembangunan.(JK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here