JEJAKKALTENG.COM, Puruk Cahu – Kasus pernikahan dini terus mendapat sorotan dari kalangan wakil rakyat, khususnya jajaran Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) dari kalangan perempuan.
Tuti Marheni, salah satu srikandi DPRD Mura ini, turut mengingatkan perihal dampak buruk atau bahaya dari pernikahan dini di usia muda, baik dari segi, pendidikan, kesehatan, serta masa depan generasi muda.
Ia menegaskan bahwa masa remaja seharusnya menjadi waktu untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menuju kehidupan yang lebih matang.
Tuti menyampaikan bahwa pernikahan di usia muda sering kali menyebabkan kesempatan pendidikan terputus dan membatasi ruang anak muda untuk berkembang. Oleh sebab itu, ia meminta agar remaja tetap fokus mengejar cita-cita dan membangun pondasi masa depan yang kuat sebelum memutuskan untuk menikah.
“Anak-anak muda, mari fokus dulu pada pendidikan dan cita-cita kalian. Pernikahan dini bisa membatasi kesempatan dan masa depan kalian. Bersiaplah dengan baik sebelum mengambil langkah besar dalam hidup,” pesannya, Kamis (4/12/2025).
Anggota komisi I ini juga menekankan pentingnya peran keluarga, guru, dan lingkungan sekitar dalam memberikan nasihat dan bimbingan kepada anak-anak muda. Menurutnya, dukungan dari orang-orang terdekat sangat diperlukan agar remaja merasa aman sekaligus terbantu dalam mengambil keputusan yang bijak.
“Pahami hak-hak kalian, rencanakan masa depan, dan jangan terburu-buru menikah. Dengan persiapan yang matang, kalian akan lebih siap menghadapi tantangan hidup dan membangun keluarga yang sehat,” pungkasnya.(JK)




