JEJAKKALTENG.COM, Sampit – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor, menekankan, pemkab terus berupaya mengoptimalkan program-program untuk pengentasan kemiskinan di daerah.
“Walau pun tigas tersebut sangat berat, namun kita akan terus berupaya agar angka kemiskinan di daerah bisa terus turun, dan di titik yang rendah,” tegas Halikinnor, Jumat (10/2/2023).
Disampaikannya orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung tersebut, bukan hanya masyaraka lokal, tingkat angkat kemiskinan di daerah, juga turut dipengaruhi oleh masyarakat pendatang, sehingga hal tersebut menjadi perhatian bersama.
“Angka kemiskinan daerah kita sebenarnya sudah menurun, namun adanya warga pendatang yang justru membawa kemiskinan,” tandasnya.
Lanjut Halikinnor, dengan terbukanya jalur udara, darat dan laut di daerah, memudahkan warga pendatang masuk ke Kotim. Baik itu, pengusaha yang bisa membuka lapangan pekerjaan, namun, juga banyak yang datang tidak mempunyai pekerjaan, dan membawa kemiskinan bagi daerah.
Ia menjelaskan, berdasarkan data BPS untuk tahun 2021, angka kemiskinan di Kotim mencapai 5,91 persen atau 27.060 dengan jumlah penduduk miskin ekstrim 8.290 atau 1,79 persen.
“Penurunan angka kemiskinan ini menjadi salah satu prioritas kita, kita ingin mewujudkan di tahun 2024 nanti, Kotim nol angka dari kemiskinan,” pungkasnya.(JK)




